Senin, 20 Mei 2013

Sejarah Arsitektur: Pengantar

I. Pengantar

Bangunan pada awalnya adalah tempat tinggal untuk memenuhi kebutuhan primer manusia, namun karena manusia merupakan makhluk sosial dan membutuhkan ruang lain untuk beraktivitas, maka munculah banguan-bangunan seperti bangunan umum (pasar, dll.), bangunan pemerintahan (istana, dll.), bangunan peribadatan (kuil, dll.), serta bangunan lainnya, hingga secara tidak sadar muncullah keilmuan arsitektur yang mempelajari ilmu bangunan dan lingkungannya dalam menanggapi ruang bagi manusia.

Bangunanpun pada awalnya didirikan atas solusi pragmatis (apa adanya sesuai sumber daya & rasional manusia saat itu). Setiap manusia di tempatnya masing-masing pun memiliki perbedaan solusi pragmatis arsitektural sesuai dengan tempatnya, sehingga munculah tipologi khas setiap tempat yang memunculkan arsitektur vernakular (rumah tinggal rakyat, tempat umum, dll.) serta arsitektur tradisional (bangunan pemerintahan, banguan peribadatan, dan tempat-tempat spesial lainnya). Bangunan pada akhirnya mengalami sejarah tipologi yang berbeda, desain yang saling menggantikan, tren yang berubah, hingga desain-desain yang ada menjadi budaya internasional melahirkan adanya arsitektur modern.

Bangunan dalam perkembangan langgamnya dari arsitektur vernakular hingga arsitektur modern memiliki alur sejarah yang cukup panjang, bermula dari arsitektur klasik yang lahir di Yunani. Pertimbangan arsitektur klasik yunani sebagai embrio dari arsitektur modern bukan berarti mengecilkan peran arsitektur lainnya seperti arsitektur mesopotamia, arsitektur nusantara, dll., namun langgam arsitektur inilah yang kelak akan banyak berkembang, berevolusi, menjadi langgam arsitektur setelahnya, selain aritektur ini masih ada hingga sekarang.

Arsitektur hingga kini jika ditarik sejarah awalnya dapat digambarkan dalam garis waktu berikut:


Arsitektur vernakular berkembang menjadi arsitektur tradisional dalam sebuah wilayah. Di Yunani khususnya arsitektur tradisional tersebut dikenal dengan nama arsitektur klasik, arsitektur yang penuh dengan rasionalitas dalam menerjemahkan keindahan. Arsitektur ini terus berkembang sampai Romawi berdiri hingga Romawi hancur. Perlu dicatat Romawi adalah kekaisaran yang besar dan banyak menyebarkan nilai-nilainya (hellenisme) termasuk dari segi arsitektur, Romawi banyak memperkenalkan arsitektur klasik, karena itulah arsitektur klasik sangat diperhitungkan bagi lahirnya arsitektur modern. 

Gambar arsitektur vernakular yunani, megaron

Gambar contoh arsitektur klasik yunani. Athens Parthenon di Yunani

Gambar contoh arsitektur klasik romawi, Rome Pantheon di Italia

Arsitektur kini ada dalam periode baru. Kerajaan vasal banyak berdiri sepeninggalan Romawi dan arsitektur klasikpun berkembang menjadi arsitektur romanesk yang sangat disiplin dengan aturan klasik dan arsitektur gotik yang sama-sama perkembangan arsitektur klasik yang banyak mendapatkan asimilasi budaya arsitektur lain sehingga dianggap arsitektur baru yang lebih merdeka dari aturan klasik. Dengan adanya arsitektur klasik dan arsitektur gotik, kedepannya dunia arsitektur akan mengalami perdebatan mengenai desain ideal apakah desain ideal itu adalah bias klasik (yang tertib, rasional, adiluhung, dan dibuat oleh sarjana) atau apakah desain ideal itu adalah bias gotik (yang organik, sentimental, populis, dan dibuat oleh tukang-seniman). Inilah awal battle of style. 

Gambar contoh arsitektur romanesk, Abbaye Cerisy le Foret di Prancis

Gambar contoh arsitektur gotik, Salisbury Cathedral di Inggris

Arsitekturpun berkembang saat kerajaan vasal mulai dimusuhi rakyat karena dianggap menyengsarakan dan membodohi rakyat yang ketika itu tenggelam dalam masa kegelapan (dark age). Ketika ilmu pengetahuan menyentuh Eropa, berakhirlah masa kegelapan dan dimulailah masa renaisans (pencerahan). Kini orang-orang lebih menyukai seni & arsitektur bias klasik, arsitektur neo-klasik, yang rasional sesuai budaya renaisans dan meninggalkan arsitektur gotik yang dianggap melenceng dari arsitektur klasik.

Masa renaisans melahirkan budaya baru yang meninggalkan gelar kebangsawanan (yang dinilai korup) serta keagamaan hingga muncullah pengusaha non-bangsawan, orang-orang kaya baru (borjuis-sekuleris) yang memamerkan kekayaannya dengan karya arsitektural renaisans yang ntah justru lama-lama semakin mengikuti bias gotik yang  sentimental dan populis! Dengan budaya baru ini lahirlah arsitektur barok dan arsitektur rokoko yang banyak mencampurkan gaya arsitektur secara ekletik, layaknya arsitektur gotik versi ekstrem.

Gambar contoh arsitektur barok, St. Peter Basillica di Italia 

Gambar contoh arsitektur rokoko, Royal Palace Madrid di Spanyol

Arsitektur kembali mengalami pertentangan khususnya karena dampak masa renaisans, di Prancis mulai ada gerakan seni yang kembali menjunjung bias klasik (arsitektur neo-klasik) yang mengelaborasi arsitektur klasik dan penerapan-penarapan desain di luar itu secara manerisme namun masih sesuai dengan ketentuan klasik. Gaya arsitektur neo-klasik ini cukup berjaya, memunahkan arsitektur barok dan arsitektur rokoko, serta banyak diterapkan di banyak negara bahkan di luar Eropa (Amerika bahkan di Indonesia).
Gambar contoh arsitektur neo-klasik, White House di Amerika Serikat


Secara singkat revolusi politik (di Prancis) dan revolusi industri (di Inggris) akhirnya meletus di Eropa karena banyak faktor yang akhirnya melahirkan masa industri.

Arsitektur masa industri banyak menemukan bentuk, konstruksi, dan material baru (beton dan baja). Masa industri juga mengembangkan ideologi kapitalisme yang merupakan hasil budaya klasik. Sistem kapitalisme banyak menuai pertentangan karena dinilai tidak adil bagi kemanusiaan, maka sebagai perlawanannya lahirlah ideologi sosialisme yang selanjutnya akan kembali memunculkan battle of style.  Jika dahulu pertentangan terjadi antara desain ideal, kini pertentangan terjadi antara ideologi ideal.

Gambar contoh arsitektur masa industri, Eiffel Tower di Prancis (menara baja pertama di dunia) dan Prudential Building di Amerika Serikat (pencakar langit pertama di dunia)

Arsitektur art and craft muncul dengan ideologi sosialismenya melawan masa industri dengan ideologi kapitalismenya. Arsitektur Art and Craft mengkritik bangunan masa industri yang bukan merupakan karya arsitektur karena terlalu struktural dan melupakan arsitektural. Arsitektur art and craft yang mulai menjadi pergerakan seni dan kembali mengenalkan estetika pada arsitektur dengan cara guildanya (membangun dengan tangan tukang dan seniman).

Gambar contoh atsitektur art and craft, Red House di Inggris

Dalam perkembangannya arsitektur art and craft akan melahirkan arsitektur art nouveau yang muncul dengan ideologi kapitalisme (membangun dari cetakan pabrik hasil dari mesin) namun masih menggunakan prinsip estetika dari arsitektur art and craft. Arsitektur art nouveau menjadi gerakan seni radikal dimana semua produknya melingkupi seluruh produk seni. Arsitektur art nouveau yang terlalu fokus pada venustas kemudian mulai dikritik pula oleh orang-orang dalam pergerakannya sendiri. Battle of stye kini terjadi dalam satu pergerakan yang melahirkan adanya arsitektur art deco, masih dengan nilai seni arsitektur art noveau namun lebih disederhanakan.

Gambar contoh arsitektur art nouveau, Casa MilĂ  di Spanyol

Gambar contoh arsitektur art deco, Hill House di Skotlandia

Arsitektur dipengaruhi oleh peradaban manusia yang semakin kompleks. Manusia mulai banyak berbicara mengenai keindahan dalam persepsinya masing-masing dan karenanga banyak melahirkan ragam seni baru seperti kubisme dan penerapannya dalam arsitektur melahirkan arsitektur de stijl. Kubisme melihat keindahan dari kesederhanaan dan rasionalitas objek seni dan bentuk persegi menjadi nilai dasar kubisme. Arsitektur de stijl yang mengikuti arus kubisme berkembang dengan nilai yang sama. Arsitektur de stijl dengan kesederhanaan, fungsionalitasnya, dan keindahannya banyak diambil oleh tokoh-tokoh seniman, arsitek, dan institusi untuk lebih dipelajari dan dikembangkan.

Gambar contoh arsitektur de stijl, Schroder House di Belanda

Secara singkat dalam beberapa puluh tahun arsitektur modern lahir! Arsitektur international stye I adalah manifestasi arsitektur modern yang kemudian banyak berkembang di dunia. Arsitektur international style I lebih berupa proyek skala kecil seperti rumah dan berkembang di Eropa. Setelah Perang Dunia II arsitektur international style II lahir. Arsitektur international style II berupa proyek skala raksasa seperti pencakar langit dan berkembang di Amerika, karena saat Perang Dunia II, para arsitek di Eropa pindah ke Amerika Serikat ditambah Amerika Serikat yang menjadi pemenang Perang Dunia II. Dengan adanya arsitektur modern, arsitektur art nouveau semakin cepat punah.

Gambar contoh arsitektur international style I, Farnsworth House di Amerika Serikat
Gambar contoh arsitektur international style II, Lake Shore Drive di Amerika Serikat

Arsitektur pada tahun 1960 mengalami kejutan luar biasa. Sebuah karya arsitektur modern dihancurkan karena fungsionalitas yang diagungkan arsitektur modern dinilai tidak efektif ditambah nilai venustas yang dianggap terlalu kaku. Inilah waktu dimulainya era baru yang memunculkan gagasan arsitektur post-modern, arsitektur baru yang lebih merdeka, banyak melihat arsitektur dari sisi lain dan atau mengeksplorasi bentuk tanpa menghilangkan fungsi, dan arsitektur yang menjadi perbincangan hingga kini.

Gambar contoh arsitektur post-modern, Walt Disney Concert Hall di Amerika Serikat 

Dan fenomena arsitektur modern ini kembali mengingatkan kita pada battle of style.

0 komentar:

Poskan Komentar