Minggu, 23 Oktober 2011

Akhlak Gaul Ala Rasul Waktu Bersuci (Mandi, Sikat Gigi, Wudhu, dll.)


***

2. Akhlak Gaul Ala Rasul Waktu Bersuci (Mandi, Sikat Gigi, Wudhu, dll.)

Wah, ga afdhal nih kalau pagi-pagi ga langsung mandi! Hehehe, ga enak kan, badan serasa kotor atau sebagainya –hihihi–. Atau Sahabat orang yang males mandi?! Wah parah tuh! Kebiasan buruk yang harus ditinggalin.

Hehe, jadi inget waktu kecil. Dulu waktu kecil maleees banget buat mandi. Sampai-sampai kalau lagi liburan tuh, madi itu bisa baru jam 3 sore! Hahaha, kebayang bagaimana bau badan yang kurang begitu enak bagi hidung, hehehe.

Tapi ga gitu tuh cara Nabi! Gini nih cara beliau:


Beliau selalu mengawali aktifitasnya untuk bersuci terlebih dahulu. Kalau bisa, sebelum shalat subuh atau dalam menunggu shalat subuh, mandi dulu dong!

Kayak nabi, beliau pasti mandi dulu. Kalau mau mandi, pasti ke kamar mandi dong. Tapi sebelum masuk ke kamar mandi, berdoalah:

Allahumma innii a’uudzubika minal khubuutsi wal khabaa-its.

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari segala kesejahteraan dan kotoran. (HR Bukhari, Muslim)

Pakai kaki kiri ya! Eh, masa mandi masih pakai baju sih? Buka baju + berdoa dulu kayak Nabi lha!

Bismillahilladzii Laa ilaaha illa huwa.

Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia. (HR Ibnu Sunni)

Eits! Masih dalam cara Nabi! Kalau mau lepas baju, dari lengan yang kiri dulu tuh.

Dari Hafshah radhiallahu 'anha bahwasanya Rasulullah s.a.w. menggunakan anggota kanannya untuk makan, minum dan mengenakan pakaiannya serta menggunakan anggota kirinya untuk yang selain di atas itu." (HR Abu Dawud)

Nah, saatnya mandi! Jangan lupa menggosok gigi! Eh, ini sunnah lho! Ga percaya:

Dari Hudzaifah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. itu apabila bangun dari tidur, beliau menggosok-gosok mulutnya - yakni gigi-giginya - dengan siwak." (HR Muttafaq 'alaih)

Mandi selesai! Maka berdoalah:

Allahummaj’alnii minat-tawwabiina waj’alni minal mutathahhiriin.

Ya Allah, jadikanlah diriku termasuk orang-orang yang selalu bertaubat dan jadikanlah diriku termasuk orang-orang yang mensucikan diri. (HR Tirmizi)

dan doa keluar kamar mandi:

Ghufraanaka alhamdulillaahilladzii adzhaba’annil Adzaa wa ‘aafaanii.

Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoranku dan membuatku sehat. (HR Ibnu Sunni, Thabrani)

Kalau keluar pake kaki kanan. Wah, benerkan? Ini nih tips sehat secara singkat. Yap, udah mandi + sikat gigi, ya apa lagi selain pake baju. dan ternyata ada doanya lho:

Alhamdulillaahilladzii kasaanii haadzats tsauba waraqaniihi min ghairi haulin minnii walaa quwwatin.

Segala puji agi Allah, Dzat yang telah memberi pakaian ini kepadaku dan memberi rezeki ini kepadaku dari ketiadaanku akan daya upaya dan kekuatan. (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah)

Pakai baju tentunya dengan mengenakan lengan kanan terlebih dahulu dan siap beraktifitas!
Weits! Belum selesai ternyata! Ada yang khusus nih di hari Jumat:

Dari Salman ra, ia berkata : Rasulullah saw, bersabda : “Seorang lelaki yang mandi pada hari Jumat dan bersuci diri semampu ia bersuci, memakai minyak atau wewangian, kemudian ia keluar ke masjid, tidak memisahkan antara dua orang yang sedang duduk untuk dilompati, lalu mengerjakan salat sesuai dengan yang telah ditentukan baginya, kemudian ia diam ketika imam(khatib) sedang berkhutbah, maka pasti dosanya diampuni antara Jumat itu dengan Jumat yang lalu.” (H.R Bukhari)

Wah, gimana akhlak beliau ga gaul? Pakai parfum sama nyisir dan sebagainya aja sudah dapat disebut melakukan kebiasaan beribadah sunnah. Memang Nabi yang begitu sempurna bagi ummatnya yang tiada daya.

Jangan lupa juga kalau mau nyisir baca doa ini biar lebih keliatan ganteng.

“Lha, saya udah ganteng ga perlu doa ini!”

Yeh! Mau seganteng apapun kamu, baca deh doa ini waktu ngaca sama sisiran:

Alhamdulillaahi allahumma kamaa hasanta khalqii fahassin khuliqii.

Segala puji bagi Allah. Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah rupaku, maka baguskanlah budi pekertiku. (HR Ibnu Hibban)

Tuh kan, Nabi yang udah jelas kegantengannya aja masih rendah hati dan tetap berdoa sama Allah. ^,^

“Eh, ada yang lupa ya, kalau wudhu?”

Oh iya, kalau wudhu juga ada tata cara ala Nabinya nih. Sebelum wudhu, cobalah membaca:

Allahummaghfirlii dzanbii wawassi’ lii fii daari wabaariklii fii rizqii.

Ya Allah, ampunilah dosaku, lapangkanlah rumahku, dan berkahilah dalam rezekiku. (HR An-Nasa’i, Ibnu Sunni)

Nah, berwudhulah tiga kali-tiga kali sesuai urutan wudhu dan utamakan anggota tubuh yang kanan. Setelahnya bacalah:

Asyhadu an laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allahumaj’alni minat-tawwabiina waj’alnii minal mutathahhiriin.

Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah, tak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu hamba dan utusan Allah. Ya Allah, masukkanlah aku ke dalam golongan orang yang selalu bertaubat dan mensucikan diri. (HR Muslim, Tirmizi)


Bumi Allah, 17 Rabi'ul Awal 1431 H – 3 Maret 2010 M
Annas Ta’limuddin Maulana

0 komentar:

Posting Komentar